Pages

Motor Listrik atau Dinamo Listrik Sederhana


Oke pada kesempatan ini sya akan sedikit membagi pengetahuan yang saya ketahui tentang motor listrik sederhana. 

Sebuah kawat ketika di aliri arus listrik maka dia mampu menimbulkan sifat elektromagnetik, ketika sifat elektromagnetik yang dihasilkan ini berinteraksi dengan sebuah magnet permanen mampu menyebabkan kawat berputar atau terpental akibat gaya listrik dan magnet. dan ketika kalian mengatur kawat tersebut dengan sedemikian cara sehingga bisa menyebabkan gerakan kawat berputar secara terus menerus ketika kawat dialiri aliran listrik.


ALAT DAN BAHAN
11. Baterai ABC ukuran besar 1.5 volt.
22 Kawat Enamel
33. Magnet
44. Kabel listrik 1 urat.
55.  Cutter
66. Tang
77. Paku
88. Tripleks rusak
99. Kawat biasa


PROSEDUR KERJA
1. Mengambil kawat enamel kemudian melilit atau membentuk dengan bentuk lingkaran dengan jari-jari 1 cm. sesudah itu melilit lagi dengan jari-jari 1,6 cm dan 2.25 cm. Dan jumlah lilitan pada setiap kumparan adalah 10 kali.

2. Mengulangi kegiatan pertama namun jumlah lilitan tiap kumaran adalah 15 kali.

3. Sehingga jumlah semua kumparan adalah 6 buah
4. Sesudah itu menggaruk enamel pada tiap ujung kawat kumparan dengan cutter dan arah garuknya satu arah.



5. Membuatlah kabel listrik satu urat terhubung dengan baterai pada setiap kutubnya dan sekaligus sebagai penyangga tempat kumparan yang sudah dibentuk tadi.

6. Pada setiap ujung kawat dibengkokkan sedikit sehingga nantinya kumparan dapat berputar dengan baik dan sempurna.

7. Membuatlah tempat penyimpanan magnet, kumparan, baterai dan kabel listrik satu urat dalam satu system dan diusahakan sedimikian rupa sehingga menarik. Seperti gamabar dibawah ini.

8. Untuk jarak 3 cm dari magnet 
9. Menaruh kumparan dengan jari-jari 1 cm dan jumlah lilitan 10 kali pada kedua ujung kawat.

10.Menaruh kumparan dengan jari-jari 1 cm dengan jumlah lilitan 15 kali.
11. Mengamati dan mencatat hasil pengamatan kecepatan kumparan pada tabel. Dengan skala sangat cepat, cepat dan sedang.
12.  Mengulangi kegiatan 9-11 dengan jari-jari yang berbeda.
13. Untuk jarak 5 cm
14. Melakukan kegiatan yang sama dari 9-11 dengan jarak kumparan dari magnet adalah 10 cm.

HASIL DAN PENGAMATAN



            1. Untuk lilitan 3 cm

JUMLAH LILITAN
JARI-JARI
1.6 cm
2.25 cm

5 Lilitan

cepat


lemah

10 Lilitan

Sangat cepat

cepat

2. Untuk jarak 5 cm
JUMLAH LILITAN
JARI-JARI
1.6 cm
2.25 cm

5 Lilitan

sedang

lemah

10 Lilitan

cepat

lemah



PEMBAHASAN


Praktikum berjudul motor listrik sederhana kali ini   bertujuan untuk  mengetahui pengaruh jumlah lilitan terhadap putaran kumparan, pengaruh besarnya jari-jari kumparan terhadap putaran kumparan dan pengaruh jarak kumparan dari magnet terhadap kecepatan kumparan. Alat dan bahan yang digunakan pada praltikum atau percobaan kali ini adalah 1 buah baterei ABC dengan tegangan 1.5 V, 1 buah magnet, kawat enamel sesuai kebutuhan, kawat listrik satu urat, kawat, cutter dan alat tambahan lainnya.
Dari hasil percobaan ini kawat ini dapat berputar karena ketika kawat listrik 1 urat yang dihubungkan ke baterai diman yang satunya dihungkan ke kutub negative dan yang satunya dihubungkan kekutub positif maka aliran electron akan mengalite melalui kawat 1 urat tersebut. Kemudian itu elektron ini akan mengalir ke kumparan lalu ke kutub negative baterai. Pada kumparan ini menghasilkan medan elektromagnetik. Dan ketika electron ini mengalir dikumparan yang berada didaerah medan magnet dari magnet yang didekatkan dengan kumparan, maka akan munculnya Gaya Lorenz. Dimana gaya ini akan membuat kumparan(solenioda)  ini bergerak berputar.
Dan didaapatkan bahwa ketika jumlah lilitan ditambahkan kecepatan kumparan bertambah hal ini disebabkan medan magnet pada solenoid ini bertambah. Dan bila solenoida ini dijauhkan dari daerah medan magnet maka putaran akan melemah. Lalu bila jari-jari kumparan ditambahkan maka putaran  semakin cepat lambat hal in disebabkan panjang kawat juga semakin panjang.